Jumat, 23 Desember 2011

Dia, Ibuku..


Mengizinkanku menempati rahimnya
Tanpa dipungut biaya sepeser pun
Siap menahan sakit ketika ku ingin menghirup udara bebas dunia
Meraba kehadiranku walau nyawa jadi taruhannya
Membesarkanku… Mengenalkan semua nilai-nilai kehidupan
Mengawatirkanku saat suhu tubuhku tak kunjung turun
Bahkan menangis ketika ku tidak buang air besar
Berhari-hari, berdoa agar ku dapat menjadi seseorang kelak
Sering terbangun karena ku mimpi buruk di tengah malam
Menyuruhnya membacakan dongeng
Walau kantong matanya terlihat membengkak
Pengorbananmu takkan pernah terukur oleh takaran apapun
Tenaga dan waktumu yang tercurahkan untuk seorang aku
Yang kadang mengiris hatimu, membantah ucapmu
Betapa ku mencintaimu, terima kasih atas segalanya
Yang telah membentuk siapa diriku sekarang
Dia… Ibuku…
Puisi ini karya: Vita Bernadi


http://www.gudangpuisi.com

isi hatiku




Mungkin aku bukan HOST yg pandai berbicara
Mungkin aku bukan penyair yg pandai merangkai kata..
Mungkin aku hanyalah wanita yg memiliki banyak kekurangan
Hanya lewat kata2 inilah aku dapat menyampaikannya..
Sungguh aku bahagia bersamamu
Saat kita lewati hari2 kita berdua ..
Menjalani hari dengan penuh canda tawa
Berbagi kisah antara kita berdua
Sayang , dengarkanlah isi hatiku
Aku sungguh menyayangimu
Aku tak akan rela melepasmu
Aku tak ingin kehilanganmu
Sungguh aku mencintaimu
Jangan lah kau pergi tinggalkanku
Tinggalkan semua kenangan kita
Yg telah kita ukir bersama ^^


http://www.gudangpuisi.com

Selasa, 20 Desember 2011

puisi terakhir untukmu


tersadar Q dari lamunanku
saat kanyataan menghampiriku
dirimu hanya bayang semu dalam hidupku
yang tak kan jadi kenyataan sampai kapanpun
terlalu tinggi khayalku tentang dirimu
hingga tinggi juga skit yg Q rasakan
karna Q sadari sebuah kenyataan
kw tercipta bukanlah tuk temani hidupku
mungkin hanya lewat puisi ini
Q ungkapkan prasaan hatiku
yg slalu memuja dan menginginkanmu
tuk jadi pelengkap terindah hidupku
mungkin Q harus…
pergi menjauh dari hidupmu
dan lupakan smua tentangmu
tuk lupakan rasa sakit yg Q rasakan


http://www.gudangpuisi.com

Sekedar harapku


demi malam yg hening..
aku menantikan sebuah cinta .
demi malam yg indah, penuh dengan bintang-bintang..
aku menantikan seseorang memberikan cahayanya padaku..
cahaya penuh kasih dan sayang .
demi semilir angin yg berhembus..
ku pasrahkan cintaku .
namun dikala bulan dan bintang tak menampakkan cahayanya.. asa ku menjadi ragu .
ragu untuk dapat melantunkan melodi cintaku pada seseorang ..
dan ku bertanya pada malam yg hening , pantaskah aku untuk dicinta?
ku bertanya pada angin , pantaskah aku mendapatkan kasih dan sayang?
mungkin aku tak sempurna..
namun , akan ku berikan cinta kasih dan sayangku ini pada seseorang yg dapat menerima segala keterbatasanku
 

http://www.gudangpuisi.com

Q bukan yang terbaik untukmu




maaf
karna hanya harapan kosong
yang tlah Q berikan padamu
dan tlah membuat mu kecewa
Q hanya terlalu takut
bila kau terlalu mencintaiku
Q kan membuatmu lebih kecewa
karna kau tak mengenalku kehidupanku
meski smua orang terdekatmu bicara
Q tlah bisa mengubah hidupmu jadi lebih indah
hanya Q yg slalu bisa membuatmu tersenyum
namun tetap Q bukan yang terbaik untukmu
kau tercipta terlalu sempurna
sedangkan aku hanyalah manusia biasa
yang terlalu banyak kekurangan
hingga Q tak pantas tuk miliki dirimu
bait-bait puisi ini Q ciptakan untukmu
sebagai kata perpisahan diantara kita
dan yang harus kau tau
I love U so much
and will always remember in my heart


http://www.gudangpuisi.com